SELAMAT DATANG DI BLOG SEPUTAR INFORMASI

Kamis, 16 September 2021

Mengaku Polisi, Tiga Pria Sekap Penjaga Ruko di Majalengka Lalu Minta Tebusan Kepada Bos Korban

 

    Tiga pelaku kasus penyekapan disertai pemerasan dan pencurian diringkus aparat Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Majalengka. Ketiga pelaku masing-masing berinisial ES (28), AS (26), dan P (28). Para pelaku melakukan aksinya terhadap seorang penjaga ruko asal Kabupaten MajalengkaJawa Barat. Ketiga tersangka diketahui merupakan warga Kecamatan Cikijing, Majalengka. Mereka ditangkap tim buser tanpa perlawanan di dua lokasi berbeda. 

    Kapolres MajalengkaAKBP Edwin Affandi, didampingi Kasat Reskrim, AKP Siswo DC Tarigan mengatakan, penyanderaan itu bermula sekitar awal Agustus 2021, pukul 20.00 WIB.Ketiga tersangka yang mengaku sebagai anggota kepolisian Subang tersebut, mendatangi sebuah ruko yang berada di Desa Padahanten, Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka.Mereka langsung membentak seorang penjaga ruko dan memborgol kedua tangan korban. Pelaku juga sambil memaksa untuk masuk kedalam mobil yang nantinya akan dibawa ke kantor untuk dilakukan pemeriksaan."Modus yang dilakukan para tersangka ini, berdalih kepada korban, bahwa ada orang tewas overdosis, karena barang yang dijual di ruko tersebut," ujar Edwin saat konferensi, Kamis (16/9/2021). 

    Menurut Edwin, saat itu, korban sempat menolak masuk ke dalam mobil.Namun, korban ketakutan lantaran dari salah satu pelaku berpura pura memegang pistol yang disimpan di pinggangnya. Tersangka juga merampas handphone dan tas korban yang berisi uang Rp 3 juta hasil penjualan di ruko tersebut.Saat di dalam mobil, kedua mata korban juga ditutup lakban.Kemudian, di dalam perjalanan para pelaku meminta uang tebusan sebesar Rp 1,5 juta kepada bos korban dan diminta untuk ditransfer ke nomor rekening penjaga ruko tersebut. "Setelah disetujui oleh majikan korban, kemudian para pelaku mengambil dompet korban dan meminta untuk menyebutkan PIN ATM sambil mengancam menggunakan pistol dan senjata tajam," ucapnya. Selanjutnya, para tersangka berhasil menggasak semua uang yang ada di ATM milik korban. Penjaga ruko itu pun langsung diturunkan sekitar pukul 00.00 WIB di daerah Jamblang, Kabupaten Cirebon.

    Korban yang saat itu posisi kedua mata dan kedua tangannya masih terikat lakban.Korban pun berusaha melepaskan diri, kemudian korban meminta pertolongan ke pondok pesantren terdekat. "Setelah mendapat laporan, kami langsung melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi. Dari hasil penyelidikan, ketiga tersangka berhasil kami bekuk di lokasi yang berbeda, pada Selasa 14 September 2021.""Dua pelaku kita amankan di sebuah rumah kontrakan di wilayah Kecamatan Majalengka dan satu tersangka lainnya ditangkap di rumahnya di wilayah Kecamatan Cikijing," jelas dia. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materil sekitar Rp 9,3 juta.Saat ini para tersangka berikut sejumlah barang bukti sudah diamankan di Mapolres Majalengka. "Sedangkan, para tersangka yang merupakan residivis tersebut akan kami jerat pasal 365 KUHPidana, dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara," katanya.

Sumber: https://m.tribunnews.com/regional/2021/09/16/mengaku-polisi-tiga-pria-sekap-penjaga-ruko-di-majalengka-lalu-minta-tebusan-kepada-bos-korban?page=3


Share:

Polisi Berencana Terapkan Ganjil Genap di Wisata Paralayang Majalengka

 

    Polres Majalengka berencana menerapkan sistem ganjil genap untuk menekan penyebaran COVID-19. Namun sistem ganjil genap tersebut hanya diterapkan khusus di lokasi wisata Paralayang, Majalengka.

"Iya betul, nanti sore akan dibahas dengan Dinas Perhubungan dan Dinas Pariwisata untuk teknis pelaksanaannya," kata Kasatlantas Polres Majalengka AKP Lucky Martono.
    Pemberlakuan sistem ganjil genap di wisata Paralayang tersebut juga telah disosialisasikan di akun Instagram @polres_majalengka. Dalam unggahannya, sistem ganjil genap bakal mulai dilakukan pada Jumat-Minggu besok."Ganjil Genap Wisata Paralayang. Jumat pukul 14.00-17.00 WIB, Sabtu pukul 08.00-17.00 WIB, Minggu 08.00-17.00 WIB. Kendaraan pribadi yang berpelat nomor tidak sesuai tanggal (ganjil/genap) pada hari tersebut akan diputarbalikkan," tulis caption unggahan @polres_majalengka.

    Lucky menjelaskan rencana diberlakukannya sistem ganjil genap itu adalah untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan pengunjung ke tempat wisata pasca status PPKM Majalengka yang turun ke Level 2. "Majalengka kan sudah di Level 2 otomatis ada kelonggaran aktivitas dan masyarakat tahu itu. Mereka merasa bisa main nih, nah kita antisipasi ke tempat wisata jangan sampai ada lonjakan siginifikan biarpun sudah dibatasi hanya 25 persen dari kapasitas," jelas Lucky."Jadi tidak ada salahnya kita antisipasi dengan sistem ganjil genap ini, apalagi juga sekarang kan anak sekolah sudah masuk," sambungnya. Jika sistem ganjil genap benar-benar jadi diberlakukan, menurut Lucky saat ini sifatnya masih tahap ujicoba. "Kenapa di Paralayang, ini baru ujicoba sambil menunggu data lokasi wisata mana saja yang memang ramai," tandasnya.

Sumber: https://news.detik.com/berita-jawa-barat/d-5726943/polisi-berencana-terapkan-ganjil-genap-di-wisata-paralayang-majalengka


Share:

Polri Peduli, Kapolres Majalengka bagikan Masker pada anak pelajar

 

Majalengka Jabar – Kepala Kepolisian Polres Majalengka Akbp Edwin Affandi membagikan masker untuk para pelajar Sekolah Dasar di Desa Buninagara kecamatan Malausma Kabupaten Majalengka, Rabu (15/09/2020).

Masker dibagikan langsung oleh Kapolres Majalengka Akbp Edwin Affandi kepada pelajar     Sekolah Dasar Desa Buninagara yang ditemukan saat pengecekan pelebaran jalan TMMD di Desa Buninegara kecamatan Malausma. Dengan memberikan teguran yang humanis kepada anak sekolah dasar beserta orang tuanya, Kapolres Majalengka Akbp Edwin Affandi langsung membagikan masker kepada pelajar SD Buninagara yang tidak menggunakan masker.

    Selain membagikan masker, Kapolres Majalengka juga mensosialisasikan tentang protokol kesehatan 3M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, dan Menjaga Jarak). Kapolres Majalengka mengatakan dengan terus melakukan sambang dan komunikasi secara dialogis kepada para pelajar tentang protokol kesehatan 3M di era tatanan kehidupan baru kita dapat memutus rantai penyebaran Virus Corona atau Covid-19.

Sumber: https://mitrapol.com/2021/09/16/polri-peduli-kapolres-majalengka-bagikan-masker-pada-anak-pelajar/

 Selain itu Kapolres juga mengatakan kepada para pelajar agar rajin mencuci tangan memakai sabun dengan air mengalir, serta menjaga jarak atau hindari kerumunan.
Share:

Rabu, 15 September 2021

TKW Cirebon dan Majalengka Ketakutan di Irak, Sering Dengar Bom dan Tembakan, Minta Dipulangkan

 

Sejumlah TKW mengaku ditipu. Mereka dijanjikan ke Turki, tapi malah dipekerjakan di Irak. Diantara mereka terdapat asal Cirebon dan Majalengka, yang kini ketakutan.

    Para TKW tersebut mengaku ketakukan karena negara yang mereka tempati sekarang ini tengah bergejolak.Salah satu TKW, Yuni Asih binti Suryadi mengaku dibawa ke Erbil, Irak bagian utara oleh sponsor. Dia meminta tolong untuk dipulangkan, karena ketakutan dengan kondisi di Irak.“Pak tolong saya minta pulang. Saya udah nggak sanggup di sini,” katanya. Dia mengaku mengalami tindakan kekerasan saat melakukan kesalahan saat mengambil sesuatu. “Saya dicubit, tangan saya ditusuk garpu,” katanya.Sekarang memang majikannya sudah tidak seperti itu lagi, tetapi masih sering marah-marah.“Saya kepingin pulang. Kepingin pulang pak. Saya minta bantuan bapak,” katanya, dalam video yang diterima radarcirebon.com, Rabu (15/9/2021).

    TKW lainnya, Jamilah binti Mansyur asal Kabupaten Majalengka mengaku ketakutan karena beberapa kali mendengar suara bom dan tembakan.“Saya bekerja di Irak. Saya di sini ketakutan karena terdengar suara bom dan tembakan beberapa kali,” katanya.Dia mengaku sudah mengeluhkan kondisi ini ke KBRI, tetapi tidak mendapatkan respons. “Tolong bantu saya, saya ingin pulang ke Indonesia,” tuturnya.

    PMI lainnya asal Cirebon di Irak mengaku sudah satu tahun di sana. Dia meminta tolong presiden, gubernur dan bupati untuk dipulangkan.“Kepada bapak Presiden Jokowi, bapak gubernur dan bapak bupati agar bisa memulangkan aku. Karena negara Irak ini sedang tidak aman,” tuturnya.Dia juga mengaku sering mendengar bom dan tembakan. “Kami sudah mengeluh ke KBRI. Tetapi dari KBRI tidak merespons kami. Yang ada hanya ceramah,” tukas dia.

Selain dari Cirebon dan Majalengka, juga terdapat PMI dari daerah lainnya. Mereka mengaku ditipu. Sebelumnya dijanjikan bekerja di Turki.Tetapi kenyataannya, mereka malah bekerja di Irak.

Sumber: RadarCirebon


Share:

Dinkes Majalengka Klaim Vaksinasi Warga Disabilitas Lampaui Target

 

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, mengklaim vaksinasi COVID-19 untuk warga penyandang disabilitas sudah melampaui target.Sekretaris Dinkes Majalengka, Agus Susanto mengatakan, vaksinasi COVID-19 disabilitas di Kabupaten Majalengka mencapai 103 persen dari target 819 orang.

"Target kita 819 orang untuk kaum disabilitas. Tapi berdasarkan evaluasi untuk dosis pertama itu sudah 103 persen, berarti melebihi target sasaran. Yang dimungkinkan ada target sasaran yang belum terakomodir ke data sasaran kaum disabilitas," kata Agus kepada Ciremaitoday, Selasa (14/9/2021).
Pencapaian itu, kata Agus, adalah berdasarkan data vaksinasi dosis pertama per September 2021. Saat ini, lanjut Agus, pihaknya sedang menunggu pengiriman vaksin Sinopharm untuk mempercepat proses vaksinasi dosis kedua bagi warga disabilitas."Stok vaksin untuk disabilitasnya kosong. Jadi vaksin untuk disabilitas itu, kan jenisnya Sinopharm, kita tinggal nunggu nanti untuk dosis kedua sekitar 2 sampai 3 minggu ke depan," ujarnya.
Guna mempercepat proses vaksinasi COVID-19 bagi penyandang disabilitas, kata Agus, pihaknya telah menyiapkan 34 fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) yang tersebar di 32 Puskesmas dan 2 rumah sakit di Majalengka.
Namun, menurut dia, untuk fasyankes di TNI dan Polri tidak memberikan layanan untuk warga penyandang disabilitas.
"Khusus untuk fasyankes di TNI dan Polri itu untuk umum, artinya tidak memberikan layanan untuk disabilitas. Jadi kita mengkhususkan pelayanan pemberian vaksin disabilitas ini, di sarana pelayanan kesehatan yakni puskesmas dan rumah sakit," tuturnya.

Sumber: https://kumparan.com/ciremaitoday/dinkes-majalengka-klaim-vaksinasi-warga-disabilitas-lampaui-target-1wWptJwClTt/full


Share:

Definition List

Support