![]() |
Redi Sugara, Ketua Kadin Indonesia Majalengka yang juga menjabat sebagai pengurus di salah satu BUMD Pemkab Majalengka telah dianiaya menggunakan benda tumpul oleh tiga orang pria yang langsung datang ke kantornya di Jalan KH Abdul Halim, Majalengka
Ketua Kadin Majalengka, Redi Sugara menjadi korban penganiayaan pada Senin 13 September 2021 sekira pukul 14.00 WIB. Redi Sugara yang juga pengurus di salah satu BUMD Pemkab Majalengka ini dianiaya menggunakan benda tumpul oleh tiga pria yang langsung datang ke kantornya di Jalan KH Abdul Halim, Majalengka.
Akibat penganiayaan itu, Redi mengalami luka di bagian lehernya. Selain dipukul, Redi juga dicekik oleh pelaku. Redi mengaku mengenal satu dari tiga pelaku. Ia bahkan menyebut, kedatangan para terduga pelaku sudah direncanakan "Jadi sebelum peristiwa penganiayaan itu, saya ditelpon oleh salah satu terduga pelaku nanyain posisi saya dimana, saya jawab ada di kantor. Saya langsung didatangi mereka," ujar Redi di Kantor PDSMU Majalengka, Rabu (15/9/2021).Redi mengatakan, ketika mereka datang ke kantornya mereka langsung menampar, dicekik dan dipukul. "Secara spontan, mereka langsung eksekusi menunjuk ke muka saya dan menampar muka. Lalu, di luar hampir terjadi pemukulan juga. Sempat dicekik, ditampar," ucapnya.
Di tempat yang sama, Kuasa Hukum Redi, Enja Warjana mengaku, pihaknya saat ini sudah melaporkan kejadian yang menimpa kliennya tersebut.Meski terduga pelaku sudah meminta diselesaikan melalui jalur kekeluargaan, Enja menyampaikan, proses hukum tetap berjalan. "Kami tetap melalui jalur hukum. Permintaan dari pelaku sudah kami terima, tapi proses hukum tetap," jelas Enja.
Kasat Reskrim Polres Majalengka, AKP Siswo DC Tarigan menerima laporan dari Ketua Kadin Majalengka. "Benar laporan sudah terima. Masih penyelidikan," kata Siswo melalui pesan singkat.
Sumber:
https://jabar.tribunnews.com/2021/09/15/ketua-kadin-majalengka-diduga-jadi-korban-penganiayaan-ditampar-dicekik-lalu-dipukul







0 comments:
Posting Komentar