SELAMAT DATANG DI BLOG SEPUTAR INFORMASI

Kamis, 16 September 2021

Mengaku Polisi, Tiga Pria Sekap Penjaga Ruko di Majalengka Lalu Minta Tebusan Kepada Bos Korban

 

    Tiga pelaku kasus penyekapan disertai pemerasan dan pencurian diringkus aparat Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Majalengka. Ketiga pelaku masing-masing berinisial ES (28), AS (26), dan P (28). Para pelaku melakukan aksinya terhadap seorang penjaga ruko asal Kabupaten MajalengkaJawa Barat. Ketiga tersangka diketahui merupakan warga Kecamatan Cikijing, Majalengka. Mereka ditangkap tim buser tanpa perlawanan di dua lokasi berbeda. 

    Kapolres MajalengkaAKBP Edwin Affandi, didampingi Kasat Reskrim, AKP Siswo DC Tarigan mengatakan, penyanderaan itu bermula sekitar awal Agustus 2021, pukul 20.00 WIB.Ketiga tersangka yang mengaku sebagai anggota kepolisian Subang tersebut, mendatangi sebuah ruko yang berada di Desa Padahanten, Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka.Mereka langsung membentak seorang penjaga ruko dan memborgol kedua tangan korban. Pelaku juga sambil memaksa untuk masuk kedalam mobil yang nantinya akan dibawa ke kantor untuk dilakukan pemeriksaan."Modus yang dilakukan para tersangka ini, berdalih kepada korban, bahwa ada orang tewas overdosis, karena barang yang dijual di ruko tersebut," ujar Edwin saat konferensi, Kamis (16/9/2021). 

    Menurut Edwin, saat itu, korban sempat menolak masuk ke dalam mobil.Namun, korban ketakutan lantaran dari salah satu pelaku berpura pura memegang pistol yang disimpan di pinggangnya. Tersangka juga merampas handphone dan tas korban yang berisi uang Rp 3 juta hasil penjualan di ruko tersebut.Saat di dalam mobil, kedua mata korban juga ditutup lakban.Kemudian, di dalam perjalanan para pelaku meminta uang tebusan sebesar Rp 1,5 juta kepada bos korban dan diminta untuk ditransfer ke nomor rekening penjaga ruko tersebut. "Setelah disetujui oleh majikan korban, kemudian para pelaku mengambil dompet korban dan meminta untuk menyebutkan PIN ATM sambil mengancam menggunakan pistol dan senjata tajam," ucapnya. Selanjutnya, para tersangka berhasil menggasak semua uang yang ada di ATM milik korban. Penjaga ruko itu pun langsung diturunkan sekitar pukul 00.00 WIB di daerah Jamblang, Kabupaten Cirebon.

    Korban yang saat itu posisi kedua mata dan kedua tangannya masih terikat lakban.Korban pun berusaha melepaskan diri, kemudian korban meminta pertolongan ke pondok pesantren terdekat. "Setelah mendapat laporan, kami langsung melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi. Dari hasil penyelidikan, ketiga tersangka berhasil kami bekuk di lokasi yang berbeda, pada Selasa 14 September 2021.""Dua pelaku kita amankan di sebuah rumah kontrakan di wilayah Kecamatan Majalengka dan satu tersangka lainnya ditangkap di rumahnya di wilayah Kecamatan Cikijing," jelas dia. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materil sekitar Rp 9,3 juta.Saat ini para tersangka berikut sejumlah barang bukti sudah diamankan di Mapolres Majalengka. "Sedangkan, para tersangka yang merupakan residivis tersebut akan kami jerat pasal 365 KUHPidana, dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara," katanya.

Sumber: https://m.tribunnews.com/regional/2021/09/16/mengaku-polisi-tiga-pria-sekap-penjaga-ruko-di-majalengka-lalu-minta-tebusan-kepada-bos-korban?page=3


Share:

Polisi Berencana Terapkan Ganjil Genap di Wisata Paralayang Majalengka

 

    Polres Majalengka berencana menerapkan sistem ganjil genap untuk menekan penyebaran COVID-19. Namun sistem ganjil genap tersebut hanya diterapkan khusus di lokasi wisata Paralayang, Majalengka.

"Iya betul, nanti sore akan dibahas dengan Dinas Perhubungan dan Dinas Pariwisata untuk teknis pelaksanaannya," kata Kasatlantas Polres Majalengka AKP Lucky Martono.
    Pemberlakuan sistem ganjil genap di wisata Paralayang tersebut juga telah disosialisasikan di akun Instagram @polres_majalengka. Dalam unggahannya, sistem ganjil genap bakal mulai dilakukan pada Jumat-Minggu besok."Ganjil Genap Wisata Paralayang. Jumat pukul 14.00-17.00 WIB, Sabtu pukul 08.00-17.00 WIB, Minggu 08.00-17.00 WIB. Kendaraan pribadi yang berpelat nomor tidak sesuai tanggal (ganjil/genap) pada hari tersebut akan diputarbalikkan," tulis caption unggahan @polres_majalengka.

    Lucky menjelaskan rencana diberlakukannya sistem ganjil genap itu adalah untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan pengunjung ke tempat wisata pasca status PPKM Majalengka yang turun ke Level 2. "Majalengka kan sudah di Level 2 otomatis ada kelonggaran aktivitas dan masyarakat tahu itu. Mereka merasa bisa main nih, nah kita antisipasi ke tempat wisata jangan sampai ada lonjakan siginifikan biarpun sudah dibatasi hanya 25 persen dari kapasitas," jelas Lucky."Jadi tidak ada salahnya kita antisipasi dengan sistem ganjil genap ini, apalagi juga sekarang kan anak sekolah sudah masuk," sambungnya. Jika sistem ganjil genap benar-benar jadi diberlakukan, menurut Lucky saat ini sifatnya masih tahap ujicoba. "Kenapa di Paralayang, ini baru ujicoba sambil menunggu data lokasi wisata mana saja yang memang ramai," tandasnya.

Sumber: https://news.detik.com/berita-jawa-barat/d-5726943/polisi-berencana-terapkan-ganjil-genap-di-wisata-paralayang-majalengka


Share:

Polri Peduli, Kapolres Majalengka bagikan Masker pada anak pelajar

 

Majalengka Jabar – Kepala Kepolisian Polres Majalengka Akbp Edwin Affandi membagikan masker untuk para pelajar Sekolah Dasar di Desa Buninagara kecamatan Malausma Kabupaten Majalengka, Rabu (15/09/2020).

Masker dibagikan langsung oleh Kapolres Majalengka Akbp Edwin Affandi kepada pelajar     Sekolah Dasar Desa Buninagara yang ditemukan saat pengecekan pelebaran jalan TMMD di Desa Buninegara kecamatan Malausma. Dengan memberikan teguran yang humanis kepada anak sekolah dasar beserta orang tuanya, Kapolres Majalengka Akbp Edwin Affandi langsung membagikan masker kepada pelajar SD Buninagara yang tidak menggunakan masker.

    Selain membagikan masker, Kapolres Majalengka juga mensosialisasikan tentang protokol kesehatan 3M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, dan Menjaga Jarak). Kapolres Majalengka mengatakan dengan terus melakukan sambang dan komunikasi secara dialogis kepada para pelajar tentang protokol kesehatan 3M di era tatanan kehidupan baru kita dapat memutus rantai penyebaran Virus Corona atau Covid-19.

Sumber: https://mitrapol.com/2021/09/16/polri-peduli-kapolres-majalengka-bagikan-masker-pada-anak-pelajar/

 Selain itu Kapolres juga mengatakan kepada para pelajar agar rajin mencuci tangan memakai sabun dengan air mengalir, serta menjaga jarak atau hindari kerumunan.
Share:

Rabu, 15 September 2021

TKW Cirebon dan Majalengka Ketakutan di Irak, Sering Dengar Bom dan Tembakan, Minta Dipulangkan

 

Sejumlah TKW mengaku ditipu. Mereka dijanjikan ke Turki, tapi malah dipekerjakan di Irak. Diantara mereka terdapat asal Cirebon dan Majalengka, yang kini ketakutan.

    Para TKW tersebut mengaku ketakukan karena negara yang mereka tempati sekarang ini tengah bergejolak.Salah satu TKW, Yuni Asih binti Suryadi mengaku dibawa ke Erbil, Irak bagian utara oleh sponsor. Dia meminta tolong untuk dipulangkan, karena ketakutan dengan kondisi di Irak.“Pak tolong saya minta pulang. Saya udah nggak sanggup di sini,” katanya. Dia mengaku mengalami tindakan kekerasan saat melakukan kesalahan saat mengambil sesuatu. “Saya dicubit, tangan saya ditusuk garpu,” katanya.Sekarang memang majikannya sudah tidak seperti itu lagi, tetapi masih sering marah-marah.“Saya kepingin pulang. Kepingin pulang pak. Saya minta bantuan bapak,” katanya, dalam video yang diterima radarcirebon.com, Rabu (15/9/2021).

    TKW lainnya, Jamilah binti Mansyur asal Kabupaten Majalengka mengaku ketakutan karena beberapa kali mendengar suara bom dan tembakan.“Saya bekerja di Irak. Saya di sini ketakutan karena terdengar suara bom dan tembakan beberapa kali,” katanya.Dia mengaku sudah mengeluhkan kondisi ini ke KBRI, tetapi tidak mendapatkan respons. “Tolong bantu saya, saya ingin pulang ke Indonesia,” tuturnya.

    PMI lainnya asal Cirebon di Irak mengaku sudah satu tahun di sana. Dia meminta tolong presiden, gubernur dan bupati untuk dipulangkan.“Kepada bapak Presiden Jokowi, bapak gubernur dan bapak bupati agar bisa memulangkan aku. Karena negara Irak ini sedang tidak aman,” tuturnya.Dia juga mengaku sering mendengar bom dan tembakan. “Kami sudah mengeluh ke KBRI. Tetapi dari KBRI tidak merespons kami. Yang ada hanya ceramah,” tukas dia.

Selain dari Cirebon dan Majalengka, juga terdapat PMI dari daerah lainnya. Mereka mengaku ditipu. Sebelumnya dijanjikan bekerja di Turki.Tetapi kenyataannya, mereka malah bekerja di Irak.

Sumber: RadarCirebon


Share:

Dinkes Majalengka Klaim Vaksinasi Warga Disabilitas Lampaui Target

 

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, mengklaim vaksinasi COVID-19 untuk warga penyandang disabilitas sudah melampaui target.Sekretaris Dinkes Majalengka, Agus Susanto mengatakan, vaksinasi COVID-19 disabilitas di Kabupaten Majalengka mencapai 103 persen dari target 819 orang.

"Target kita 819 orang untuk kaum disabilitas. Tapi berdasarkan evaluasi untuk dosis pertama itu sudah 103 persen, berarti melebihi target sasaran. Yang dimungkinkan ada target sasaran yang belum terakomodir ke data sasaran kaum disabilitas," kata Agus kepada Ciremaitoday, Selasa (14/9/2021).
Pencapaian itu, kata Agus, adalah berdasarkan data vaksinasi dosis pertama per September 2021. Saat ini, lanjut Agus, pihaknya sedang menunggu pengiriman vaksin Sinopharm untuk mempercepat proses vaksinasi dosis kedua bagi warga disabilitas."Stok vaksin untuk disabilitasnya kosong. Jadi vaksin untuk disabilitas itu, kan jenisnya Sinopharm, kita tinggal nunggu nanti untuk dosis kedua sekitar 2 sampai 3 minggu ke depan," ujarnya.
Guna mempercepat proses vaksinasi COVID-19 bagi penyandang disabilitas, kata Agus, pihaknya telah menyiapkan 34 fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) yang tersebar di 32 Puskesmas dan 2 rumah sakit di Majalengka.
Namun, menurut dia, untuk fasyankes di TNI dan Polri tidak memberikan layanan untuk warga penyandang disabilitas.
"Khusus untuk fasyankes di TNI dan Polri itu untuk umum, artinya tidak memberikan layanan untuk disabilitas. Jadi kita mengkhususkan pelayanan pemberian vaksin disabilitas ini, di sarana pelayanan kesehatan yakni puskesmas dan rumah sakit," tuturnya.

Sumber: https://kumparan.com/ciremaitoday/dinkes-majalengka-klaim-vaksinasi-warga-disabilitas-lampaui-target-1wWptJwClTt/full


Share:

Ketua Kadin Majalengka Diduga Jadi Korban Penganiayaan

 

Redi Sugara, Ketua Kadin Indonesia Majalengka yang juga menjabat sebagai pengurus di salah satu BUMD Pemkab Majalengka telah dianiaya menggunakan benda tumpul oleh tiga orang pria yang langsung datang ke kantornya di Jalan KH Abdul Halim, Majalengka 



Ketua Kadin Majalengka, Redi Sugara menjadi korban penganiayaan pada Senin 13 September 2021 sekira pukul 14.00 WIB. Redi Sugara yang juga pengurus di salah satu BUMD Pemkab Majalengka ini dianiaya menggunakan benda tumpul oleh tiga pria yang langsung datang ke kantornya di Jalan KH Abdul Halim, Majalengka.
    Akibat penganiayaan itu, Redi mengalami luka di bagian lehernya. Selain dipukul, Redi juga dicekik oleh pelaku.  Redi mengaku mengenal satu dari tiga pelaku.  Ia bahkan menyebut, kedatangan para terduga pelaku sudah direncanakan "Jadi sebelum peristiwa penganiayaan itu, saya ditelpon oleh salah satu terduga pelaku nanyain posisi saya dimana, saya jawab ada di kantor. Saya langsung didatangi mereka," ujar Redi di Kantor PDSMU Majalengka, Rabu (15/9/2021).Redi mengatakan, ketika mereka datang ke kantornya mereka langsung menampar, dicekik dan dipukul. "Secara spontan, mereka langsung eksekusi menunjuk ke muka saya dan menampar muka. Lalu, di luar hampir terjadi pemukulan juga. Sempat dicekik, ditampar," ucapnya. 
    Di tempat yang sama, Kuasa Hukum Redi, Enja Warjana mengaku, pihaknya saat ini sudah melaporkan kejadian yang menimpa kliennya tersebut.Meski terduga pelaku sudah meminta diselesaikan melalui jalur kekeluargaan, Enja menyampaikan, proses hukum tetap berjalan. "Kami tetap melalui jalur hukum. Permintaan dari pelaku sudah kami terima, tapi proses hukum tetap," jelas Enja.
    Kasat Reskrim Polres Majalengka, AKP Siswo DC Tarigan menerima laporan dari Ketua Kadin Majalengka.  "Benar laporan sudah terima. Masih penyelidikan," kata Siswo melalui pesan singkat.

Sumber: 
https://jabar.tribunnews.com/2021/09/15/ketua-kadin-majalengka-diduga-jadi-korban-penganiayaan-ditampar-dicekik-lalu-dipukul















Share:

Selasa, 14 September 2021

Fix, Ujian SKD CPNS Majalengka Akan Digelar Pekan Depan, Semua Peserta Wajib Sudah Vaksin.

 

    Sebanyak 8.990 peserta seleksi CPNS Kabupaten Majalengka tahun 2021 dinyatakan lolos untuk mengikuti tahapan seleksi kompetensi dasar (SKD). Dari jumlah itu, sebanyak 7.458 peserta akan melaksanakan ujian di Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC). Sementara, sisanya memilih Kantor BKN pusat, Kantor Regional dan UPT BKN.

    Terkait hal itu, Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) memastikan jadwal ujian SKD akan dimulai 20 September mendatang selama 7 hari berturut-turut. Kabid Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi BKPSDM Majalengka, Ridwan Mochamad Ramdhani mengatakan, ujian SKD itu akan digelar tanggal 20, 21, 22, 23, 24, 25, 26 dan 27 September mendatang. Majalengka bersama tiga kota/kabupaten di wilayah III akan menggelar ujian SKD di Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC). “Ujian akan digelar tiga sesi setiap harinya kecuali hari Jumat hanya dua sesi. Per sesi akan diikuti 350 peserta,” ujar Ridwan kepada Tribun, Senin (13/9/2021).

    Ridwan menguraikan, mengingat masih pandemi, pelaksanaan SKD akan menerapkan protokol kesehatan ketat. Semua peserta diwajibkan sudah mengikuti vaksinasi minimal dosis pertama yang ditunjukkan dengan kartu vaksin.Kemudian sebelum masuk ruangan, semua diwajibkan menjalani tes swab antigen. Jika positif maka diminta tidak mengikuti ujian dan dijadwal ulang. “Semua diusahakan sudah vaksin, minimal dosis pertama. Tapi sambil melihat kesediaan vaksin di daerah, kalau H-3 belum ada nggak apa-apa, tetap diperbolehkan tapi harus PCR terlebih dahulu," ucapnya.

Sumber: https://jabar.tribunnews.com/2021/09/13/fix-ujian-skd-cpns-majalengka-akan-digelar-pekan-depan-semua-peserta-wajib-sudah-vaksin



















Share:

Rumah Warga Parungjaya Leuwimunding Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

 

    Kebakaran menghanguskan sebuah rumah warga di Desa Parungjaya, Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka, pada Senin 13 September 2021 tengah malam.Kebakaran rumah milik warga Parungjaya Leuwimunding itu diduga karena korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. "Dugaan sementara akibat korsleting listrik," tulis akun Instagram @damkar_majalengka, pada Selasa, 14 September 2021.

    Api pertama kali dikabarkan muncul pada pukul 23.57 WIB, Senin 13 September 2021.Setengah jam kemudian tepatnya pukul 00:27 WIB, Selasa 14 September 2021, Dinas Pemadaman Kebakaran Majalengka tiba di lokasi. Suku Dinas mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran untuk menaklukkan api.Rumah yang berada di gang sempit membuat petugas kesulitan mencapai titik api.Setelah berjuang satu jam lebih, api akhirnya dapat dipadamkan pada pukul 02.05 WIB dan tidak merembet ke bangunan lainnya.***

Sumber: https://portalmajalengka.pikiran-rakyat.com/majalengka/pr-832594614/rumah-warga-parungjaya-leuwimunding-terbakar-diduga-akibat-korsleting-listrik?page=2


Share:

Jadwal SIM Keliling Majalengka Hari Ini, Senin hingga Jumat, 13 - 17 September 2021

    Satlantas Porles Majalengka membuka pelayanan SIM keliling di lima lokasi berbeda mulai hari ini, Senin hingga Jumat, 13 - 17 September 2021. Pelayanan SIM keliling ini, menurut Satlantas Polres Majalengka hanya dikhususkan untuk perpanjang SIM A dan SIM C.Informasi pelayanan SIM Keliling itu disampaikan langsung oleh, Satlantas Polres Majalengka melalui unggahan akun Instagramnya @satlantasmjlk, pada Senin 13 September 2021."Jadwal SIM keliling Sat Lantas Polres Majalengka 13 - 17 September 2021," tulis akun @satlantasmjl.

Berikut jadwal SIM keliling di lima lokasi yang berbeda, mulai Senin hingga Jumat, 13 - 17 September 2021.

1. Senin, 13 September 2021, pukul 09.00 s.d 11.00 WIB, tempat pelayan SIM keliling berada di Polsek Ligung.

2. Selasa, 14 September 2021, pukul 09.00 s.d 11.00 WIB, tempat pelayan SIM keliling berada di Arista Jatiwangi.

3. Rabu, 15 September 2021, pukul 09.00 sampai jam 11.00 WIB, tempat pelayanan SIM keliling berada di Alun-alun Sukaraja.

4. Kamis, 16 September 2021, pukul 09.00 sampai jam 11.00 WIB, tempat pelayanan SIM keliling berada di Polsek Sumberjaya.

5. Jumat, 17 Agustus 2021, pukul 9.00 s.d 11.00 WIB, tempat pelayanan SIM keliling berada di Polsek Dawuan.

Untuk diketahui, bagi yang ingin memperpanjang SIM A dan SIM C cukup membawa KTP dan SIM lama yang belum masa aktifnya dan jangan lupa di fotocopy.

Terlebih jangan lupa pakai masker dan jaga jarak.***

Sumber: https://portalmajalengka.pikiran-rakyat.com/majalengka/pr-832585644/jadwal-sim-keliling-majalengka-hari-ini-senin-hingga-jumat-13-17-september-2021?page=2


 

Share:

Senin, 13 September 2021

Kasus Ibu Gugat Anak di Majalengka Sudah Diputus Pengadilan Negeri Majalengka, .

 


Sidang lanjutan ibu gugat anak di Majalengka kembali digelar di Pengadilan Negeri Majalengka, Senin (13/9/2021) dengan agenda putusan. Majelis Hakim yang diketuai Kopsah memutuskan perkara Sri Mulyani sebagai ibu dan anaknya bernama Ika Wartika atau Auw Gien Nio adalah ranah Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).
    Sementara, pada poin lainnya, hakim juga mengabulkan gugatan dari penggugat. Hanya tidak terdengar adanya kalimat yang menyebutkan bahwa Catatan Sipil Kabupaten Majalengka yang menerbitkan akta kelahiran berdasarkan putusan pengadilan, harus membatalkan akta kelahiran tergugat Ika Wartika. ''Menimbang bahwa terhadap petitum angka 8 dan 9 dalam hal ini Majelis Hakim berpendapat bahwa untuk mencoret akta lahir No 41/SAL.1958 tertanggal 5 Maret 1983 atas nama Ika Wartika terlebih dahulu harus ada putusan dari PTUN, dimana pembatalan terhadap suatu akta kelahiran (beschikking) adalah kewenangan dari PTUN untuk mengadilinya. 
    Sehingga berdasarkan pertimbangan tersebut petitum angka 8 dan 9 tidak beralasan hukum untuk dikabulkan dan harus dinyatakan ditolak.”Menimbang bahwa oleh karena tergugat dan turut tergugat merupakan pihak dalam perkara ini maka pihak-pihak yang terkait dalam perkara ini wajib tunduk dan patuh sesuai dengan isi putusan, sehingga berdasarkan pertimbangan tersebut petitum angka 10 beralasan hukum untuk dikabulkan," ujar Kopsah, Senin (13/9/2021).
    Kuasa Hukum Tergugat, Cahyadi menyebutkan, bahwa sejak awal pihaknya telah mengajukan eksepsi yang menyebutkan bahwa pembatalan akta kelahiran adalah ranah PTUN bukan ranah perdata. Namun eksepsinya saat itu ditolak majelis hakim dan persidang pun akhirnya dilanjutkan hingga berbulan-bulan dan beberapa kali persidangan.Diakhir persidangan Hakim memutuskan perkara yang ditanganinya adalah ranah PTUN.“Ini kami pandang bertentangan antara putusan sela dengan keputusan akhir. Putusan sela ditolak tapi putusan akhir mengatakan ini ranah PTUN seperti yang pernah kami sampaikan di awal persidangan,” ucap Cahyadi didampingi Kuasa Hukum lainnya, Wahyu Harmoko dan Asep Suangsa.
    Cahyadi menyampaikan, berkaitan bukti akta wasiat dan akta waris yang telah dibuat oleh tergugat juga, yakni suami tergugat Andi Kurnaedi yang menggunakan akta kelahiran Ika Wartika sebagai anaknya dan berhak atas penerima waris juga nampaknya tidak menjadi pertimbangan hakim.  Ketika ditanya tentang sikapnya terhadap keputusan Hakim,Cahyadi, Wahyu serta Asep mengaku, pihaknya masih menunggu salinan putusan dari Pengadilan Negeri MajalengkaSerta akan melakukan komunikasi dengan dengan kliennya terlebih dulu. Apakah akan melakukan upaya banding atau tidak.Sementara itu, kuasa hukum penggugat, Mohamad Asep Rahman bersyukur atas putusan hakim yang dianggapnya telah memenangkan gugatannya.“Ya Alhamdulillah gugatan penting kami, diterima Majelis Hakim," katanya.


.








Share:

Meskipun Sudah Buka, Tempat Wisata di Majalengka Masih Sepi di Tengah PPKM Level 2


    Penerapan PPKM Level 2 di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, sejak dua pekan lalu yang membolehkan sektor wisata dibuka dengan sejumlah persyaratan. Di antaranya 50 persen kapasitas kunjungan, namun nyatanya sejumlah tempat wisata masih tampak sepi.

    Di tempat wisata terasering Panyaweuyan,  Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka misalnya masih sepi pengunjung, demikian juga di Gunung Karang, Keluraha Babakanjawa, Kecamatan Majalengka, yang biasanya  kedua tempat wisata ini banyak dikunjungi warga terutama disaat hari libur Minggu.Jumlah pengunjung baru mencapai puluhan bahkan belasan orang saja yang biasanya tingkat kunjungan di hari libur mencapai ratusan orang. 
Padahal pengelola wisata telah mempersiapkan untuk memberikan pelayanan maksimal bari para pengunjung.Pengunjung ke tempat wisata Terasering Panyaweuyan baru beberapa puluh orang saja, malah areal parkir yang biasanya padat nampak hanya terisi beberapa kendaraan sepeda motor dan roda empat yang juga masih tersisa. 
    Tempat wisata Panyaweuyan adalah salah satu objek yang tingkat kunjungannya paling tinggi dan pengunjungnya tak hanya dari wilayah Majalengka namun dari berbagai wilayah. Baik dari Jawa Barat bahkan luar Jabarm karena wisatawan ini menyuguhkan kesejukan suhu udara serta teraseringnya yang disebut-sebut terasing Balinya MajalengkaTerlebih setelah kawasan ditata oleh Gubernur Jawa Barat dan Bupati Majalengka sehingga pengunjung bisa mendaki hingga ke puncak Panyaweuyan dan menikmati panorama alam nan indah, ke Timur melihat terasering serta Gunung Ciremai, arah Selatan melihat pegunungan dan pemukiman nan jauh, serta ke arah Utara terdapat lembah dan sungai yang berkelok.
    Pengelola wisata Terasering Panyaweuyan Mulyadi menyebutkan, biasanya ketika kawasan wisata mulai dibuka maka pengunjung langsung berdatangan hingga sulit dikendalikan. Namun kali ini malah sebaliknya pengunjung tetap sepi.Pihaknya telah membuka kawasan wisata yang dikelolanya sejak akhir Agustus lalu tepatnya berita Kabupaten Majalengka masuk PPKM  level 2, sebelumnya dari sosialisasi dan pembukaan langsung banyak pengunjung karena para pengunjung telah jenuh menghadapi PPKM. “Sekarang malah benar-benar sepi, tingkat kunjungan paling mencapai 100 orang, baisanya hingga 300 orang bahkan bisa lebih ketika hari libur atau libur akhir pekan,” katanMulyadi, Sabtu (11/9/2021) Sebelumnya, pihaknya selalu mengendalikan para pengunjung dengan cara buka tutup karena hanya diperbolehkan 50 persen dari kapasitas.“Sekarang ini harusnya menjadi waktu yang tepat untuk tingkat kunjungan, karena panen sudah selesai, masih hari libur sekolah. Tapi ya seperti ini,” kata Mulyadi yang berharap sektor wisata bisa kembali normal.

    Kondisi ini terjadi juga di objek wisata Gunung Karang, pada Minggu, 12 September 2021 siang hanya terlihat beberapa belasan orang saja. Mereka kebanyakan dari daerah Majalengka.Ayu dan Enur mereka datang berboncengan mengendarai sepeda motor dari Kelurahan Sindangkasih.“Dikira sudah banyak pengunjung, sekarang sepi malah,” kata Ayu.


 

Share:

Minggu, 12 September 2021

Mendapat Penghargaan IVL, Bupati Majalengka Prioritaskan Pelayanan Kesehatan Masyarakat Hingga Vaksinasi

 

Bupati Majalengka, Karna Sobahi berhasil mendapat penghargaan Inagurasi Indonesia Visionary Leader (IVL) berkat visinya dalam menangani pandemi Covid-19 sekaligus penanganan dampak ekonomi masyarakat Majalengka.

    Menghadapi pandemi Covid-19, menurutnya pandemi ini menyerang dua hal yang penting dalam kehidupan bermasyarakat, pertama kesehatan dan ekonomi, untuk itu Karna Sobahi melihat peningkatan dalam hal layanan dasar kesehatan masyarakat menjadi fokus utama supaya dapat menjaga kondisi ekonomi masyarakat.

    Karena pandemi ini menyerang dua hal, pertama menyerang kesehatan dan kedua menyerang ekonomi, oleh sebab itu strategi kami, bagaimana Majalengka dengan penduduk 1,2 juta, kita kelola dengan baik, baik dari sisi kesehatan, maupun penangan dampak ekonomi," ujar Bupati Majalengka. Untuk penanganan pandemi sendiri menyiapkan 10 alat perlindungan diri kepada masyarakat Majalengka, seperti Alat Pelindung Diri untuk tenaga kesehatan, serta 10 masker yang siap didistribusikan kepada setiap masyarakat.Selain itu Karna Sobahi juga menyiapkan rumah sakit yang siap menerima dan merawat pasien yang terkonfirmasi Covid-19 beserta obat-obatan. Dengan itu harapnya dapat meminimalisir warga Majalengka terpapar Covid-19.

    Dengan upaya-upaya tersebut, Bupati Majalengka itu juga sekaligus menggerakan roda Ekonomi Masyarakat agar terus berjalan meski disituasi sulit. "Kemudian Ekonomi-ekonomi juga kita gerakan, terutama sektor-sektor rill, UMKM, pertanian, padat karya, artinya rakyat tidak diam pada saat pandemi ini," tambahnya.

Sumber: https://nasional.okezone.com/read/2021/09/09/337/2468989/mendapat-penghargaan-ivl-bupati-majalengka-prioritaskan-pelayanan-kesehatan-masyarakat-hingga-vaksinasi


Share:

Sandiaga dorong pelaku ekraf Majalengka perkuat seni pertunjukan

 

    Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mendorong pelaku ekonomi kreatif di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, untuk terus mengeksplorasi seni pertunjukan sebagai subsektor unggulan sehingga dapat menarik minat wisatawan sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat. “Majalengka sudah dapat penetapan sebagai Kabupaten Kreatif di bidang seni pertunjukan. Ini jadi modal penting bagi Majalengka untuk mengeksplorasi seni pertunjukan sebagai sub sektor unggulan yang terdiri dari seni tradisi, pop culture hingga kesenian kontemporer,” ujarnya, dalam keterangan pers, di Jakarta, Jumat.

    Dalam kegiatan diskusi yang digelar di Bandar Udara Kertajati, Majalengka, Jawa Barat, Kamis (9/9), Sandiaga mengatakan bahwa kabupaten ini telah dinobatkan sebagai Kabupaten Kreatif Indonesia di bidang Seni Pertunjukan pada tahun 2019 yang lalu.

Daya tarik seni pertunjukan itu dinyatakan akan dapat mendorong berbagai subsektor ekonomi kreatif (ekraf) lainnya untuk berkembang dan dikenal masyarakat. Sebagai upaya pengembangan ekosistem ekraf yang kondusif, dia menyatakan pihaknya terus memberikan dukungan dan fasilitas bagi para pelaku ekraf di seluruh subsektor melalui berbagai program serta. kegiatan.

    Salah satu program yang didorong adalah Pengembangan Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia yang bertujuan untuk menggali, memanfaatkan, menumbuhkembangkan, mengelola, dan mengkonservasi kreativitas serta memanfaatkan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya untuk mengembangkan potensi lokal. "Dengan semakin meningkatnya ekonomi kreatif di Indonesia, membuka peluang besar bagi munculnya usaha atau bisnis baru yang membantu menyelesaikan permasalahan tenaga kerja di Indonesia,” kata Sandiaga.

    Saat ini, disebutkan pemberlakuan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Majalengka diturunkan ke level 2. Hal ini dianggap menunjukkan hal yang positif, sehingga pelaku pariwisata dan ekraf bersama pemerintah daerah secara bertahap dan berkelanjutan dapat dilakukan pelonggaran-pelonggaran dalam kegiatan pariwisata dan ekraf. Karena itu, Menparekraf menekankan pentingnya penerapan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin. "Kemenparekraf (Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif) sudah mengeluarkan panduan penerapan protokol kesehatan di berbagai kegiatan dan berusaha menghidupkan kembali penyelenggaraan kegiatan atau event," akunya.

Sumber:https://id.berita.yahoo.com/sandiaga-dorong-pelaku-ekraf-majalengka-091703710.html



Share:

Kain Khas Majalengka Terancam Punah

 

Masyarakat Kabupaten Majalengka patut berbangga karena memiliki sebuah kain khas bernama Tenun Gadod. Tenun Gadod merupakan kain yang dibuat dari bahan kapas.

    Tenun Gadod ini adalah kain yang berasal dari Desa Nunuk Baru, Kecamatan Maja, Majalengka. Saat ini perajin Tenun Gadod ini diketahui hanya ada satu orang di Jawa Barat yakni Emak Maya (80). Kurangnya perajin Tenun Gadod saat ini membuat kain tradisional ini terancam punah. Padahal Tenun Gadod ini sudah ada sejak zaman penjajahan Jepang dan sempat mengalami masa keemasannya.

Siti Khodijah (21), keponakan dari Emak Maya mengatakan, tidak ada bukti tertulis mengenai sejarah dari Tenun Gadod ini. Namun sepengetahuannya, Tenun Gadod ini sudah ada sejak zaman penjajahan Jepang. "Tenun gadod sejarahnya sebenarnya tidak ada bukti tertulis cuma cerita turun menurun saja. Tapi tenun ini sudah ada sejak zaman penjajahan Jepang," kata Siti .

    Awalnya Tenun Gadod yang berarti kuat dan tebal ini dibuat dengan menggunakan kapas alit alias kapas Jepang. Namun karena kapas tersebut sudah tidak lagi ditemukan di Desa Nunuk, perajin kemudian menggunakan kapas honje untuk membuat Tenun Gadod. "Awalnya tenun ini menggunakan kapas alit atau kapas Jepang karena pada masa itu masa penjajahan Jepang. Sekarang tidak ada lagi kapas Jepang jadi pakai kapas honje," ucap Siti.

Siti menjelaskan proses pembuatan satu buah kain Tenun Gadod dibutuhkan waktu sekitar 7-10 hari. Proses pembuatan Tenun Gadod yang dimulai dari tahap pembuatan benang, pewarnaan hingga menghitung kebutuhan untuk satu kain masih dilakukan secara tradisional.
Cara-cara tradisional itulah yang kemudian menjadi ciri khas Tenun Gadod dan membedakannya dengan tenun-tenun lainnya yang ada, termasuk menanam sendiri kapas honje sebagai bahan baku Tenun Gadod. "Untuk proses pembuatan banyak caranya dan waktunya lama, untuk satu kain membutuhkan waktu sekitar 7-10 hari dari membuat benang, menghitung kebutuhan untuk satu kain, kemudian proses pewarnaan itu tradisional semua," ujar Siti. "Proses itulah yang kemudian membedakan Tenun Gadod dengan kain lainnya, karena semuanya dibuat sendiri. Kapasnya juga ditanam sendiri kemudian dibuat benang," ucap dia menambahkan.

    Sayangnya, Tenun Gadod ini terancam punah karena kurangnya minat warga yang membuat kain tradisional tersebut. Saat ini hanya ada Emak Maya, Siti Khodijah dan seorang lainnya yang masih eksis membuat Tenun Gadod. "Tadinya ada dua, Mak Maya sama Mak Kasti. Tapi Mak Kasti sudah almarhumah, sekarang regenerasi Tenun Gadod ini baru dua orang, saya sama teman saya satu," ujarnya. Siti-pun berharap Tenun Gadod ini masih bisa terus eksis dan kembali ke masa keemasannya seperti dulu. "Iya maunya banyak yang ikut bikin supaya terus lestari dan makin terkenal lagi Tenun Gadod ini," kata Siti.

Sumber: https://news.detik.com/berita-jawa-barat/d-5718959/tenun-gadod-kain-khas-majalengka-yang-terancam-punah/2




Share:

Sabtu, 11 September 2021

Vaksinasi terhadap Guru dan tenaga Kependidikan mencapai 60 persen.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyebut capaian vaksinasi Covid-19 terhadap guru dan tenaga kepandidikan mencapai 60 persen.

    Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Dirjen Pauddasmen), Jumeri mengatakan, kendati begitu pendidik dan tenaga kependidikan yang belum divaksinasi di wilayah PPKM level 1-3 boleh melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas."Saat ini vaksinasi bagi pendidik dan tenaga kependidikan dosis pertama mencapai 60 persen atau dari 5,5 juta guru sudah 3,4 juta orang yang divaksinasi. Sedangkan untuk dosis kedua sudah sebanyak 40 persen dari jumlah guru," ujar Jumeri dalam keterangan tulis, Sabtu (11/9/2021).
    Jumeri menegaskan vaksiansi guru maupun siswa tak menjadi prasyarat bagi sekolah untuk menggelar PTM terbatas. Namun, ada syarat yang harus dipenuhi oleh satuan pendidikan sebelum peserta didik bisa kembali belajar di sekolah. “Syarat pertama yang harus dipenuhi adalah satuan pendidikan tersebut harus sudah masuk di wilayah PPKM level 1-3. Apalagi jika pendidik dan tenaga kependidikannya sudah divaksinasi, sekolah wajib menyediakan opsi tatap muka terbatas, juga memberi opsi pembelajaran jarak jauh (PJJ)," ujar Jumeri.

Dorong Percepatan Vaksinasi

    Sementara itu, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi,  mengatakan, prioritas vaksinasi kepada pendidik dan tenaga kependidikan tetap berjalan. Pihaknya, kata dia, selalu mengingatkan kepada dinas kesehatan di seluruh wilayah provinsi, kabupaten, kota, untuk segera berkoordinasi dengan dinas pendidikan untuk mempercepat vaksinasi pendidik dan tenaga kependidikan.“Jadi kita dorong untuk menunjang upaya kita dalam melakukan pembelajaran tatap muka,” tuturnya.

Sumber:https://www.liputan6.com/news/read/4655558/vaksinasi-covid-19-terhadap-guru-dan-tenaga-kependidikan-capai-60-persen


 

Share:

Jelang laga melawan Persita Tanggerang

 

Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts tidak menganggap enteng Persita Tangerang. Walau pada laga Sabtu (11/9/2021), Persita bakal main tanpa tiga pemain pilarnya.
    Persib yang menjadi salah satu kandidat juara BRI Liga 1 2021/2022 bakal menghadapi Persita Tangerang di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang. Tim berjulukan Pendekar Cisadane dikabarkan tidak bisa diperkuat Alex Goncalves, Bae Sin Yeong dan Raphael Maitimo.
Alex dan Yeong baru saja menerima vaksinasi dosis pertama. Mereka masih perlu istirahat untuk menerima dosis kedua. Sedangkan, Raphael Maitimo masih harus jeda untuk membela tim karena masih dalam masa pemulihan dari cederanya.

    Kendati begitu, menurut Robert, kualitas Persita tidak akan mengalami perubahan yang berarti. Karena tim arahan Widodo C. Putro masih memiliki pemain yang bisa menggantikan ketiga pemain tersebut.“Mereka masih akan bermain dengan 11 pemain. Persita tetap tim yang baik dan sudah mereka tunjukkan tahun lalu dengan catatan pertahanan yang baik. Tapi itu sudah lama,” ucapnya, Kamis (9/9/2021).

    Robert justru mencermati hasil Persita di pekan pertama. Tim Pendekar Cisadane itu sukses mengalahkan tim Persipura Jayapura 2-1. “Ya, mereka baru saja mendapat hasil yang baik melawan Persipura. Jadi ada tanda bahaya di sana dan lebih dari itu, Persita sudah melakukan persiapannya dengan baik,” cetus pelatih asal Belanda itu.

    Dalam laga nanti, Persib akan membawa 21 pemain ke Cikarang. Berdasarkan daftar pemain, kapten tim Supardi Nasir dan penyerang Geoffrey Castillion ikut diboyong. “Supardi dan Geoffrey bergabung kembali dengan skuat Persib dan menjadikannya sebagai hal yang baik karena kami akan memiliki sejumlah pilihan,” ungkap Robert. Menurut Robert, kondisi penggawa Persib jelang laga ini dalam keadaan fit dan tak ada yang cedera. Hal ini membuat tim termotivasi untuk meraih poin penuh. “Semua pemain memiliki sikap positif dan dalam keadaan bugar, tanpa satupun mengalami cedera. Kami menantikan pertandingan ini untuk bisa meraih tiga poin lagi,” ujarnya.Persib sukses menang tipis 1-0 atas Barito Putera pada laga perdana mereka di BRI Liga 1. Gol semata wayang Persib dicetak Marc Klok lewat tendangan bebas di menit 85.Namun demikian, Persib belum memuncaki klasemen BRI Liga 1. Mereka kalah produktivitas gol dari Borneo FC yang menang 3-1 atas Persebaya Surabaya.

Sumber:https://www.liputan6.com/bola/read/4654228/bri-liga-1-meski-persita-tak-diperkuat-3-pilar-persib-tetap-waspada


Share:

Definition List

Support